Senin, 18 Juni 2018

Konsistensi Bagian Dari Kesuksesan


Oleh : Al Azzad 

Kesuksesan adalah jalan hidup manusia untuk memperoleh suatu kebahagiaan, kesenangan, kesejahteraan, ketenangan, dan kedamaian dalam hidup ini serta untuk selalu berbagi terhadap sesama kepada orang-orang yang dicintai dan disayangi. Jalan kesuksesan hidup setiap manusia memanglah berbeda-beda, karena setiap keinginan, impian, dan harapannya pun berbeda-beda, tidak hanya disitu saja setiap usaha, perjuangan, dan pengeorbanannya pun juga berbeda-beda sesuai dengan tingkat kemampuannya dan kemauanya untuk bekerja keras dalam mewujudkan semua impian dan harapannya.

Usaha yang baik akan menghasilkan yang baik pula, dan usaha yang buruk pun akan menghasilkan sesuatu yang buruk pula. Apapun usaha yang dilakukan, kesukssan itu selalu datang dan berpihak pada orang-orang yang memiliki karakter konsisten dalam hidupnya baik itu sesuatu yang kecil maupun sesuatu yang besar. Sikap konsisten seseorang tidak hanya diukur untuk mencari keuntungan, kepentingan, dan kepuasannya melainkan sikap konsisten yang selalu hadir dalam jiwa manusia dikarenakan adanaya sikap kerja keras dan selalu bertekad dengan usaha yang semaksimal mungkin, sehingga tidak pernah menganggap enteng sesuatu, tidak pernah menganggap remeh kepada orang lain, dan tidak meihat sebelah mata tehadap kelebihan dan kekurangan orang lain.

Konsisten merupakan bagian dari kesuksesan yang tidak dapat dipisahkan, sebab orang sukses itu memiliki karakter yang kuat terhadap sikap konsistenya baik untuk kemaslahatan dan untuk kebersamaan. Jika saja banyak manusia yang selalu bertahan untuk terus-menerus melakukan sesuatu yang kecil, maka hasilnya pun akan menjadi besar dan menjadi sebuah kenyataan tehadap kusuksesannya sebagai buah hasil dari sikap konsistennya.

Tidak dapat dipungkuri, jika orang yang konsisten dalam melakukan apa pun pasti akan memberikan pengaruh yang besar dan kontribusi yang besar terhadap apa pun yang ingin dicapainya. Bukankah kita telahir pada dasarnya adalah berkarakter yang konsisten, yakni selalu terus-menerus bersikap keras untuk belajar dan terus belajar tanpa henti agar bisa melakukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan, untuk bisa menemukan sesuatu yang tidak bisa ditemukan, dan mewujudkan sesuatu yang tidak bisa diwujudkan pula.

“Consisten Is My Life And Success Is My Goal” yakni konsisten adalah hidupku dan kesuksesan adalah impian atau cita-citaku. Jika prinsip sederhana ini menjadi soul dalam diri kita, maka sikap konsisten pun akan tumbuh, hal ini dikarenakan konsisten merupakan bagian dari kesuksesan. Orang sukses itu pasti konsisten dalam hidupnya, dan orang yang konsisten itu pastilah sukses dalam hidupnya. Maka dari itu, lakukanlah sesuatu itu walau pun kecil secara konsisten serta dengan tulus dan iklhas karena akan menghasilkan sesuatu yang besar dan bermanfaat untuk diri sendiri dan untuk semuanya.

Kita tak kan pernah tahu apa yang terjadi esok, namun kita bsa merencanakan apa yang akan kita lakukan esok walau pun tekadang apa yang direncanakan tidak sesuai dengan kenyataannya, namun itulah kehidupan yang harus dijalani dengan konsisten agar menempuh hasil kesuksesan. Terus melangkah untuk bisa melakukan sesuatu yang tebaik karena hasilnya pun akan mengikuti, bagaikan cahaya yang terang benderang pasti akan diikuti pula oleh bayangan yang ada dibelakangya, seberapa besar cahaya itu maka sebesar itu pula bayangan yang ada dibelakangnya, itulah sikap konsisten terhadap kesuksesan.

Jangan pernah menyerah dan putus asa, karena segala usaha yang kita lakukan dengan tulus dan iklhas akan membuahkan hasil yang baik. Sudah banyak diantara kita yang hidupnya sukses karena sikap konsistennya dalam hidup, selalu kuat dan bersemangat, memiliki tekad dan karakter kuat, konsisten dan berkompeten. Kekuatan doa pun menjadi jalan untuk kemudahan disamping dengan sikap konsisten demi mencapai kesuksesan. Karena kesuksesan ialah bagian hidup yang mesti dicapai dan diperoleh demi kebahagiaan.

Nilai Etika Dan Estetika


oleh : Al Azzad 

Banyak manusia yang melakukan aktivitas sehari-hari dalam hidupnya, dan masing-masing sesuai dengan bidangnya dan keahliannya. Interaksi pun merupakan dasar dari hubungan sosial antara setiap individu satu dengan individu lainnya yang juga dibangun melalui komunikasi. Adanya interaksi dengan komunikasi, akan membangun sebuah sistem dalam aktivitas hidup yang nantinya akan dijaga dan dipelihara dengan etika sebagai bentuk sikap kepedulian dan sikap kebersamaan.

Etika merupakan penilaian terhadap perilaku baik dalam menjalani kehidupan berinteraksi dan berkomunikasi. Etika juga sebagai bentuk kerukunan, yaitu: kerukunan agama, kerukunan sosial, dan kerukunan budaya. Etika adalah tingkah laku manusia  yang berdasarkan pada pikiran, perasaan, dan perilaku dalam memahami perbedaan secara sosial dan budaya sebagai bentuk nilai interaksi serta adanya timbal balik. Namun, etika terkadang tak lagi dapat diindahkan oleh manusia itu sendiri demi kepuasan, kehormatan, dan kepentingannya.Hal itu dikarenakan keangkuhan yang mendarah daging dari rasa memiliki segalanya.
Setiap aktivitas hidup manusia pun ada nilai-nilai estetikanya, hal ini merupakan bentuk seni dalam mewarnai kehidupan dengan pola kreatifitas yang miliki. Ketika etika dan estetika itu tak lagi diindahkan, maka akan merajalela virus-virus yang akan menghancurkan sistem dan rantai kehidupan. Semua aspek kehidupan pun perlu adanya etika yang mengatur dan perlu adanya estetika yang mengembangkan nilai, unsur, fungsi, dan prinsipnya.

Rasa kepedulian tehadap lingkunagn merupakan implementasi dari nilai etika dan estetika, sehingga mampu menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan memahami kelebihan dan kekurangan yang ada baik secara umum mau pun secara spesifik.

Ketika etika itu melekat pada setiap jiwa seseorang, maka potensi untuk selalu berbuat baik, menolong tanpa pamrih, dan peduli tehadap sesama bukan lagi beban sosial yang harus ditanggung, melainkan itu semua adlaah “life of ethic” atau etika kehidupan. Etika kehidupan berbicara tentang segala aspek yang mengatur pada pola tingkah laku yang sesuai pada garisnya, jalurnya, dan peranannya. Itulah etika kehidupan yang akan memberikan cakrawala kehidupan bagi setiap manusia, menjauhkan sikap diskriminasi antar sesama manusia, menyatukan solidaritas yang tinggi demi kebersamaann, dan membangun tatanan kehidupan yang semakin membaik. Akan tetapi tidak hanya sampai disitu, sebab etika kehidupan justru akan mudah sirna dan hancur tanpa adnaya seni kehidupan atau yang disebut “life of art” atau seni kehidupan. Seni kehidupan yang baik dibentuk dari etika kehidupan yang baik pula, karena nilai dari etika kehidupan itu adalah seni kehidupan.

Jika saja seni kehidupan menjadi prioritas utama, maka tidak adanya sinkronisasi yang terjadi terhadap etika kehidupan, sehingga masyarakat buta akan kesenian yang digores luka tanpa adanya nilai etika kehidupan. Begitu juga dengan etika kehidupan apaila menjadi prioritas utama tanpa menyatukan seni kehidupan maka yang tejadi adalan penyusustan etika dan kehancuran etika kehidupan, karena sebaik-baiknya kehidupan adalah etika kehidupan yang ditanamkan, dan seindah-indahnya kehidupan adalah seni kehidupan yang dihasilkan.

Antara etika dan estetika menjadi satu alur dalam tatanan hidup manusia dan menjadikan kehidupan yang penuh warna membangun keharmonisan, kesejahteraan, keadilan, kebersamaan, kepedulian, kerukunan, kegotongroyongan, dan keseimbangan. Namun, hal itu akan sulit diimplementasikan ketika etika dan estetika itu tak lagi diindahkan oleh manusia dan yang terjadi adalah kehancuran, keserakahan, keegoisan, kekacauan, kerusakan, keacuhan, kemungkaran, dan keterpurukan. 

Etika kehidupan dan seni kehidupan merupakan unsur dalam membangun interaksi  melalui komunikasi efektif agar terwujudnya tatanan hidup bermasyarakat yang menjunjung tinggi kebaikan dan kebernaran sbagai bentuk implementasi dari etika kehidupan dan estetika kehidupan.

Minggu, 17 Juni 2018

Kontak Sosial Dan Budaya


Oleh : Al Azzad 

Manusia sebagai makhluk sosial atau “zoonpoliticon”, hidup bersama makhluk lainnya dalam berinteraksi, berkomunikasi, dan bermasyarakat. Kehidupan sosial merupakan aktivitas sehari-hari manusia dalam bekerja, karena selalu bertemu dan disebut juga dengan istilah “kontak Ssosial”. Kontak sosial adalah kehidupan manusia yang saling berinteraksi dan berkomunikasi untuk menemukan arah baru dari setiap informasi yang didapatkan dalam kehidupan berorganisasi, berkomunitas, dan bermasyarakat. Kontak sosial yang tejadi tidak harus saling mengenal lebih jauh dan lebih dalam, akan tetapi dengan adanya kontak sosial kita bisa mengenal siapa saja dengan singkat tanpa harus memahami seluruh seluk-beluk kehdupan manusia yang satu dan yang lainnya.

Kontak sosial atau (social of contact) merupakan aktifitas yang paling mudah untuk membangun komunikaasi yang baik dalam menerima pesan dan informasi yang dibutuhkan. Kontak sosial terjadi bukan hanya pada manusia melainkan juga pada alam, sebab kontak sosial merupakan perilaku hidup manusia dalam kepedulian tehadap lingkungannya bersama alam dengan situasi dan kondisi apa pun. Adanya sikap kontak sosial merupakan bukti terhadap karakter manusia yang peka terhadap sesama, karena saling membutuhkan dan saling mendukung anatara satu sama yang lainnya, sebab sebagai makhluk sosial memang harus peka tehadap sesama dalam kontak sosial. 

Ketika kontak sosial itu telah melekat pada diri manusia dan menjadi karakter yang kuat, maka kontak budaya atau (culture of contact) juga merupakan representasi dari kontak sosial yang telah berevolusi dan berkembang menjadi kontak budaya sebagai bentuk kebiasan-kebiasan, peradaban, dan kemajuan hidup manusia serta sebagi makhluk sosial yang mengimplementasikan perilaku kontak sosial. Kontak budaya juga perlu dipahami dan dimengerti, agar dapat menyesuaikan diri terhadap budaya yang ada untuk berkomunikasi dan bermasyarakat. Apalagi di era globalisasi ini, semua ruang tebuka luas dan salah satunya ialah kebudayaan-kebudayaan seperti, budaya timur, budaya barat ,dan budaya amerika atau budaya yang datang dari benua asia, benua eropa, benua amerika, dan benua australia.

Kontak budaya merupakan perilaku manusia yang harus ditanamkan, bukan berarti dengan perilaku kontak budaya akan melupakan karaakter budayanya sendiri, melainkan kontak budaya ialah bentuk dari pemahaman budaya yang asing, berbeda, dan unik menjadi suatu pengetahuan kebudayaan agar mampu berinteraksi, berkomunikasi, dan bermasyarakat seingga mampu beradapatsi dengan situasi dan kondisi apa pun. Jika kontak sosial dan kontak budaya menyatu dalam diri kita, maka perdamaian yang mutlak lah jaminan hidupnya, kesejahetraan hidup lah yang didapatkannya, serta kebersamaan hidup lah sebagai bentuk solidaritasnya. Sebab, kontak budaya juga merupakan sikap “filterisasasi budaya” atau penyaringan budaya dalam memahami nilai-nilai baik dan buruknya dan sebagai pertimbangan dalam mengadaptaasinya dengan kebudayaan tersendiri dan untuk mengembangkan suatu peradaban. Korelasi antara kontak sosial dengan kontak budaya memang sangat erat kaintannya, sebab kontak budaya merupakan bagian dari kontak sosial dalam tahapan awalnya.  Pada dasarnya manusia itu berinteraksi melalui kontak sosial, bisa dengan sapaan, senyuman, tatapan, obrolan, komentar, komunikasi langsung dan komunikasi tidak langsung baik di dunia nyata mau pun di dunia maya. Pada esensinya kontak budaya juga meupakan representasi dari kontak sosial sebagai bentuk komunikasi secara kebiasaaan yang telah menjadi suatu budaya, sehingga kontak budaya merupakan cara termudah untuk dapat menyatukannya.

Bahagia Dunia Dan Akhirat


Oleh : Al Azzad 

Sukses dan bahagia di dunia dan di akhirat adalah impian kaum muslimin yang beriman terhadap inklusivitas akhir kehidupan dari tahun ke tahun. Kita menyadari bahwa kehidupan di dunia ini adalah sementara sebagai proses amal yang kita lakukan dalam kehidupan yang sesungguhnya. Namun, butuh bantuan untuk dunia yang diperlukan untuk menunjang kehidupan dalam aspek sosial dan aspek agama. Kehidupan di dunia yang kita jalani merupakan bentuk penghambaan diri kita kepada Allah Swt. Dengan demikian kita akan menghasilkan konsep sukses "Mujahadah, Muroqobah dan Muhasabah". Kesuksesan hidup dengan menerapkan konsep mujahadah senatiasa bersungguh-sungguh dalam bekerja, beribadah, dan alter. Agar mencapai tingkat suskes, mujahadah harus kita tanamkan dalam diri kita agar jiwa yang penuh semangat dan tahan semangat kejahilan. Bersungguh-sungguh merupakan pondasi dasar yang menjadi niat utama untuk dilakukan. Orang yang menerapkan konsep mujahadah akan berbeda dengan orang yang hanya bersungguh-sungguh pada orientasi materialistik semata. Karena ia melakukannya bukan hanya karena keterpaksaan dunia di mana kesadaran akan akhirat. Muroqobah adalah konsep setelah melakukan mujahadah. Muroqobah akan membentuk diri kita semkain kuat dan dekat pada yang hakikat yaitu Allah Swt. Pendekatan kita kepada Allah tidak hanya sebatas dari ritual ibadah semata, keleluasaan hidup akan bermuamalah terhadap tanggung jawab sosial bermasyarakat akal. Orang yang sudah menerapkan konsep muroqobah tidak lagi melihat dunia sebagai surga dengan segala kesenangan, sekaligus melihat dunia sebagai ladang amal yang mengelola dan mengembangkan untuk kehidupan akhirat kelak. Jika konsep muroqobah akan menghubungkan kita dengan nikmat dan nyaman dalam suasana kehidupan yang penuh spritualitas. Muhasabah adalah konsep akhir dari dunia di akhirat. Dengan muhasabah ini, seseorang akan senantiasa menyadari dan menghitung juga kekhilafan yang selama ini telah dilakukan. Semakin banyak bermuhasabah akan semakin meningkatkan energi postif dalam mewujudkannya dan perbaikan dalam beramal dan beribadah.

Setelah kita sadar akan kesuksesan di dunia dan di akhirat, maka kita harus melakukan hal-hal yang akan terjadi di dunia dan di akhirat. Dalam kebahagiaan ada beberapa perilaku yang harus kita sadari yaitu mencatat dengan kebahagiaan itu sendiri. Di dalam konsep kebahagiaan kita harus memahaminya dengan “Membantu, Memberi dan Menyelamatkan” membantu merupakan tanggung jawab dari sesama muslim untuk saling tolong-menolong baik dalam keadaan lapang maupun susah. Akan ada kepuasan batin yang membuat kita bahagia jika telah membantu orang lain baik membantu pekerjaannya, masalahnya dan perkembangannya. Hal yang mudah untuk kita lakukan, karena kita sering menggunakan kata-kata yang lebih tinggi untuk memungkinkan kita yang selalu dan kesulitan mendapatkan bantuan. Sebab, pasti orang yang sudah dibantu dan terbatu akan merasakan bahagia yang begitu lepas dan luar biasa. Maka bantulah semampunya dan dilakukanlah sebisanya, karena dengan membnatu akan memberikan kebuasan secara pribadi maupun secara luas pada orang yang telah mendapat bantuan tersebut. Memberi juga merupakan bentuk untuk melakukan ke baris serta garis yang baik dari segi duniawi maupun ukhrawi. Memberi tdiak harus memilih materi juga bisa dalam hal ilmu, tenaga, pikiran dan senyuman. Banyak hal yang bisa kita beri kepada orang lain. Jangan menunggu kompilasi kaya, kompilasi hebat, sukses, kompilasi besar dan kompilasi lapang. Bantulah menyusun berkesempatan menjadi sebuah gaya hidup untuk saling membantu satu dengan yang lainnya. Dan selanjutnya adalah menyelamatkan yang merupakan bentuk kebahagiaan kita. Betapa besar bahagia orang-orang yang mendukung kita elamatkan kehidupannya baik dari segi soisal, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan agama. Banyak manfaat yang kita rasakan untuk itu semua. Maka selamatlah sesorang baik itu hartanya, jiwanya, raganya, dan apapun yang itu lalu nikmati dalam mencapai kebahagiaan.

Pelajaran yang digunakan untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan dunia dan akhirat adlah dengan proses dan tahapan yang menjadi amalan dan ibadah kita sebagai wujud peningkatan dan wujud penghambuan diri kita untuk menyanyikan Illahi Rabbiy. Sukses dan bahagia adalah pilihan dan usaha, maka pilihlah hal itu sebelum pilihan itu tidak lagi memberi ruang dan kesempatan bagimu karena keterbatasanmu yang hanya memiliki waktu yang singkat dalam kehidupan di dunia ini.

Sabtu, 16 Juni 2018

Menjemput Rezeki Halalan Thoyyiban


Oleh : Al Azzad 

Sudah seharusnya kita berusaha dan bekerja untuk mencari hidup dan kehidupan yang layak serta dalam jalan syariat. Mencari rezeki halalan thoyyiban adalah jalan hidup serta cara hidup seorang muslim yang beriman dan bertakwa kepada Allah Swt. Jangan sampai kita tergoda oleh keindahan dan kenikmatan dunia yang begitu besar mempengaruhi cara hidup kita untuk mencari rezeki, sebab akan banyak pengaruh dan godaannya. Biar sedikit yang penting halalan thoyyiban dan berkah daripada banyak tapi tidak jelas atau justru hasil yang haram lagi mengharamkan. Namun bukanlah merupkan keinginan dan usaha kita bila hanya mencari rezeki seadanya, karena kita diperintahkan untuk bekerja keras, bekerja ikhlas, bekerja cerdas, bekerja tuntas dan bekerja spritualitas. Semua itu adalah metode untuk mencapai dan mendapatkan rezeki yang halalan thoyyiban. Kita harus meningglakan pemahaman yang selama ini mendasar yakni hanya mencari rezeki yang halal, namun juga mencari rezeki yang halalan thoyyiban. Karena rezeki halal begitu luas dan banyak, tapi belum tentu memiliki nilai dan unsur kebaikan atau thoyyiban.
Ketika kita sudah berusaha semaksimalkan mungkin dalam mencari frezeki yang halal, maka harus kita tingkatkan lagi untuk mencari rezeki yang juga thoyyiban. Agar kehidupan kita tgerhindar dari segala fitnah, marahbahaya, bala dan kezoliman. Nikmat yang diberikan Allah kepada kita tak  akan pernah terhitung dan dijumlahkan apalagi dikalkulasikan. Karena bagi yang bersyukur atas nikmat Allah maka akan ditambahkan nikmat atas rezeki itu, dan bagi yang kufur atas nikmat Allah maka azabnhya sangat pedih. Ada kunci sukses untuk mencari rezeki yang halal thoyyiban yakni dengan SMS (Sabar Menjadi Syukur), BBM (Berdoa, Beramal, Mandiri), dan IG (Ikhtiarnya Giat). Segala apa yang kita usahakan akan menjadi mudah, berkah dan penuh anugerah dari yang Maha Pemberi Rezeki. Dengan menjalani kunci sukses tersebut, segala apa yang sudah kita usahakan untuk mencari dan menjemput rezeki yang halalan thoyyiban maka dengan izin Allah Swt akan dapat dimudahkan.
Selain itu ada beberapa hal yang perlu kita perhatiakn agar jalan rezeki kita mudah dan lancar mengalir bagaikan air sungai yang terus mengalir dan tiada habisnya.dengan rumus kalimat SUPER POWER yakni “Sedekahlah Untuk Pemberi Energi Rezeki dan Pertolongan Oranglah Wujud Energi Rezeki”. Maksud dari kalimat energy rezeki ialah segala sesuatu yang akan kita cari dan jemput yang merupakan usaha kita dalam bekerja yakni dengan kita bersedekah akan terus menambahkan energy rezeki kita yang akan kita cari dan jemput. Energy rezeki inilah yang akan terus mengalirkan hasil kenikmatan yang Allah berikan kepad akita begitu banyak tanpa henti dan terputus. Semakin sering kita bersedekah maka semakin penuh dan besar pula energy rezeki kita yang akan terus mengalir dan kita dapatkan. Sebab, tidak ada yang namanya rezeki turun dari langit begitu saja terhadap umat manusia yang penuh khilaf apalagi rezeki yang datang tanpa usaha serta tanpa injeksi yang harus kita lakukan terlebih dahulu. Maka kita harus tingkatkan energy rezeki kita yang salah satunya adalah dengan sedekah, dengan berdoa, dengan ibadah, dengan menjaga etika, serta dengan jalan dakwah. 
Rezeki yang halal lagi baik itu yang akan menyelematkan kita nantinya dalam perhitungan amal sewaktu akan dihisab. Jikalau kita masih belum mampu mencari dan menjemput rezeki yang halaln thoyyiban dengan jumlah yang  besar dan banyak dari segi hitungan serta ukuran manusia yang hubbud dunya, maka carilah dari segi manusia yang hidup berdasarkan orientasi kehidupan hakikat. Jangan sampai kita lelah melangkah dalam menjemput rezeki, perbanyak doa dengan usaha, agar rezeki yang jauh segera didekatkan, rezeki yang sempit segera dilapangkan, rezeki yang haram segera disucikan, rezeki yang kotor segera dibersihkan, rezeki diatas segera diturunkan, dan rezeki yang tertanam segera dikeluarkan. Karena kesadaran kita terhadap mencari rezeki yang halalan thoyyiban merupakan prinsip kita sebagai pemahaman yang menerapkan konsep energy rezeki yang terus mengalir dalam kehidupan kita di dunia untuk menunjang kehidupan di akhirat.

Antara Qada Dan Qadar


Oleh : Al Azzad 

Ketetapan Allah yang termasuk dalam konteks qada dan qadar adalah berkaitan dengan ketetapan baik dan ketetapan buruk pada kehidupan manusia. Allah sebagai sang Khaliq atau Maha Pencipta manusia telah menggariskan segala urusan dan perjalanan hidup manusia. Takdir Allah merupakan syari’at Islam yang wajib diimani sebagai bentuk rukun iman yang ke enam dalam Islam. Makna qada ialah bukan semata terhadap takdir atau nasib yang selalu menjadi pandangan dasar manusia akan melihat kehendak Allah, melainkan hal tersebut adalah sebuah keadaaan terhadap ketetapan baik atau takdir baik yang dialami oleh manusia. Qada itu selalu datang dengan sebuah kebaikan dan keberkahan hidup yang selalu berada pada garis kebenaran dan garis positif yakni kabar gembira. Pada dasarnya manusia itu selalu mendapatkan qada dari Allah berupa kenikmatan, kemudahan dan keberkahan. Mesi banyak yang berpandangan bahwa semua itu adalah bentuk dari takdir atau nasib manusia, ada yang bernasib baik dan ada yang bernasib buruk.

Secara hakikat, qada dapat ditemukan dan dirasakan oleh kita semua dari hal kecil sampai pada hal yang besar yang menyangkut dalam kehidupan kita. Hanya saja ada yang menyadari dan adapula yang tidak menyadari, ada yang mensyukuri adapula yang mengingkari, dan ada juga yang menikmati namun adapula yang tidak rela hingga tak mampu untuk menikmatinya. Manusia itu secara konsep dasar manusia, lebih mementingkan akan kebutuhan hidup dan keinginan hidupnya. Sehingga lebih suka melihat secara realistis terhdap sesuatu yang bisa dirasakan secara nyata dengan sikap materialistik. Qada yang sudah kita dapatkan yang mulanya jarak begitu dekat dan bahkan begitu melekat pada hidup kita, kini justru menjadi jauh dan menjauh dalam hidup kita dan pada akhirnya menganggap bahwa kita selalu mendapatkan qadar atau nasib buruknya. Maka qada itu akan selalu ada dirasakan oleh kita yang teruji akan kualitas keimanan, ketakwaan, keikhlasan, kesabaran dan keistiqomahaan kita.

Dibalik qada yang kita dapatkan, aka nada pula qadarnya yang merupakan ketetapan buruk atau takdir buruk yang kita rasakan dan dapatkan. Hal tersebut ialah karena lalainya kita sebagai manusia yang justru lebih didominasi oleh sifat manusia kebinatangan ketimbang dengan sifat yang didominasi manusia itu sendiri sebagai manusia yang berakal dan cerdas. Kita selalu merasa bhawa hidup ini terlalu banyak fenomena qadar terhadap aktifas kehidupan kita sehari-hari. Sehingga kita menjadi hamba yang kurang bersyukur, kurang bertafakkur, dan kurang teratur dalam menjalani hidup sesuai dengan syari’at Islam.

Itulah kenapa qada dan qadar itu selalu kaitannya dengan pengaruh kuasa manusia dan Allah. Qada bisa menjadi kuasa manusia ketika telah memilih jalan hidupnya dan hasil akhirnya ialah Allah yang akan memutuskannya sebagai Hakim Tertinggi. Begitupula dengan qadar manusia memiliki kuasa dalam memilih aturan hidup hingga ia akan memutuskan kehidupannya ke arah yang maksiat, mudhorot, dan kelalaian lainnya. Setiap qada dan qadar selalu ada pahala dan dosa, selalu ada surga dan neraka, selalu ada berkah dan musibah, dan selalu ada nikmat dan maksiat, serta selalu ada manfaat dan mudarat. Jangan sampai salah mengartikan qada dan qadar dalam menjalani hidup ini, sebab kuasa terhadap pilihan berhak sebagai rencana hidup kita dan Allah akan memutuskannya.

Jumat, 15 Juni 2018

Konsepsi Tentang Smart Parenting


Oleh : Al Azzad 

Orang tua adalah aktor utama dalam mendidik anak agar bertumbuh hingga dewasa dengan pendidikan ataupun dengan pembelajaran. Orang tua juga merupakan sekolah pertama dari seorang anak untuk bisa belajar dari segi karakter dan kebiasaan hidup dalam sehari-hari. Segala gerak dan gerik kita pasti akan selalu diperhatikan dan ditirukan oleh buah hati kita. Maka sangat penting pula melihat latar belakang orang tua yang dulunya juga pernah menjadi dan merasakan sebagai seorang anak yang akan tumbuh dan dewasa. Keseharian kita saat di kala masa kanak-kanak atau masih kecil kita juga melihat perilaku orang tua dan juga belajar dari lingkungan sekitarnya. Kehidupan yang kita jalani dari kecil sampai dewasa adalah sejarah hidup yang telah kita lalui untuk menciptakan suasana dan keadaan yang begitu indah. Namun tantangannya saat ini adalah ketika seorang anak sudah memasuki dunia dan zaman yang sangat serta begitu jauh dari masa kehidupan orang tuanya. Sehingga orang tua kesulitan dalam mengawasi dan mengontrol aktivitas dan perilaku anaknya. Anak zaman sekarang ini atau yang disebut dengan anak kekinian pola pikir dan pola belajarnya berbeda jauh pada anak yang dulu atau generasi terdahulu. Maka konsep dari “SMART PARENTING” adalah pola mendidik anak yang diterapkan oleh orang tua dengan memahami segala proses pembelajaran yang disesuaikan dengan suasan maupun keadaan yang lebih dinamis, sehingga orang tua dituntut harus cerdas dan berkarakter dalam mendidik anak yang semakin hari semakin mudah berdaptasi untuk membentuk karakternya dengan segala akses yang mereka rasakan. Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan oleh orang tua dalam mendidik anaknya yakni : 1) Care yaitu sikap peduli seorang ayah dan ibu terhdap anaknya meskipiun kesibukan atau aktivitas lainnya sehingga kurangnya perhatian terhadap anaknya sendiri. 2) Protect yaitu sikap melindungi anaknya dari bahaya apapun atau dari kondisi apapun baik itu dalam perilaku anak yang bersalah sekalipun harus mampu melindunginya agar tidak merasa dicampakkan, dibuang, disakiti sebagi anaknya sendiri. 3) Respons yaitu orang tua harus cepat dan sigap merespons apapun yang ditanyakan maupun yang dibicarakan anak kepada kita, meskipun kita masih belum mengerti atau tidak tahu. Sebab, dengan kita merespon apa yang menjadi keluh kesah mereka atau curahan hati mereka harus direspon dengan baik. 4) Advice yaitu menasehati dengan baik dalam artian menasehatinya dengan bentuk semangat serta membangun kemabali gelora anak dalam beraktivitas agar selalu kreatif, inovatif, pro aktif, progresif dan kontributif. Nasehat yang terbaik adalah nasehat yang santun dan tidak memvonis apalagi nasehat yang tidak diberikan contoh, sebab nasehat adalah kondisi dan keadaan anak yang paling sulit diterima ketika berkomunikasi kepada orang tua yang dikarenakan dengan nasehat seorang anak tersebut selalu terlihat salah dan tidak pernah benar. Sehingga kondisi anak bisa menjadi down, patah semangat dan tidak menghargai orang tuanya sendiri. 5) Lovely yaitu sikap cinta, kasih dan saying orang tua terhadap memang harus selalu terlihat dan diwujudkan, agar anak merasa nyaman, aman, dan tenang berada dengan orang tuanya sendiri. Hanya saja jangan sampai hal ini begitu berlebihan apalagi sampai membuat anak terlalu nyaman sehingga menjadi pribadi yang manja, cengneng, pecundang, arogan, egois dan bahkan menjadi nakal yang brandal atau nakal yang sudah terlalu berlebihan kelewat batas.

Maka sebagai orang tua juga harus cerdas dalam menyikapi anaknya untuk mendidik agar menjadi anak yang membanggakan dengan prestasinya, produktivitasnya, profesionalitasnya, kemampuannya, dan potensinya. Sudah seharusnya orang tua juga memperhatikan dirinya untuk menghadapi anaknya kelak dengan modal belajar serta wawasan maupun ilmu pengetahuan dalam menghadapi anaknya di masa depan yang sudah jauh berbeda zamannya dan tantangannya disaat orang tua dulu pernah menjadi anak dan merasakan ketika masih kecil. Hal ini bisa dilakukan dengan metode yang cukup sederhana yakni dengan permainan kecil terhadap anak, sesekali orang tua harus mengenalkan masa bahagianya di saat kecil saat bermain ataupun menghabiskan waktu kecilnya dengan bermain, bernyanyi, bercanda dan tawa kepada ankanya agar si anak bisa belajar juga bagaimana ayah dan ibunya bermain. Secara edukatif anak akan terdorong dan menumbuhkan rasa penasaran serta emosionalnya terhadap orang tuanya yang mungkin tidak pernah dirasakannya saat bermain bersama teman-temannya seusia dengannya dan satu zaman perkembangan. Itulah kenapa orang tua yang menerapkan smart parenting akan menjadi ayah dan ibu yang kharismatik, demokratis, solutif, konstruktif dan partisipatif.

Tenggelamnya Gaya Politik Pencitraan

Oleh : Al Azzad  Ada masa dimana dulu demokrasi sempat heboh dengan model politik pencitraan yang dikemas apik sedemikian rupa. Dit...